Kamis, 17 Januari 2013

Hari Ini

di tanggal 17 Januari 2013 ini,
aku mendapatkan kesan yang luar biasa!
mengapa? Karena aku baru pertama kali naik commuter line. Dan akhirnya aku tahu stasiun Rawabuntu itu dimana... (WOW)
Hahaha. Lho, berarti sudah perah naik kereta ya? kalau boleh kujawab, jawabannya sudah, dan itupun hanya menggunakan kereta ekonomi, yang sudah gejlek gejlek gejlek, plus desak-desakan. Urgh.
Dan pertama kali ini pulalah aku menaiki commuter line di Indonesia. BAYANGIN LOH TINGGAL DI INDONESIA SUDAH BERAPA LAMA, TAPI BARU PERTAMA KALI NAIK COMMUTER LINE !! #norak abis. Hahaha :p
Di luar negeri sih pernah naik kereta, tapi keretanya juga sama-sama nyaman dengan kereta commuter line. Namun, keretanya tetep aja gejlek gejlek gejlek. hahaha  :p . Commuter line yang kunaiki tidak terlalu menimbulkan efek gejlek gejlek gejlek sekuat kereta ekonomi atau kereta yang kunaiki di luar negeri, cenderung halus malah! :) Serasa nyaris melayang #lebay. hahaha :D


Aku menaiki commuter line ini tidak sendirian, dia adalah seorang yang mempunyai wibawa dan kharisma nya sangat kuat. Dia sangat baik, dia membelikan aku tiket, dan ketika aku mau menggantinya, dia bilang "tidak usah, buat kamu saja". "Jangan khawatir" (sambil tersenyum) bahkan dia mau menjaga aku layaknya anaknya sendiri :") serta dia mau mengantarkanku ke depan rumah :') . Sangat baik malah, kharisma dan wibawanya .... Aku tak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata. (maaf aku tidak apat menyebutkan namanya , demi menjaga nama baiknya. ceileeehh bahasanyaa. hahaha :P)

Tetapi di balik aku bisa ikut pulang dengan dia, ada seseorang lagi yang membantuku. (maaf juga tidak bisa kusebutkan namanya, demi menjaga nama baiknya :)). Seseorang itu lah yang sering kujadikan tempat curhatku  belakangan ini. ^_^
Aku mengobrol dengan seseorang itu hampir 2 jam. Menyenangkan! Padahal awalnya, aku merasa sesak, karena semakin aku menahan untuk tidak mengobrol, semakin sesak dan galau. Dan akhirnya, aku memutuskan, sudahlah ngobrol saja. Benar saja, ketika sudah bertemu dan mengobrol dengan dia, perasaanku menjadi lebih lega. Setelah sudah lama mengobrol, kami mengobrol apa saja. Aku jadi tahu bagaimana kehidupannya sehari-hari. Dan setelah beberapa lama, seseorang itu mengingatkan agar aku pulang, mengingat keadaannya sedang tidak baik (baca: banjir). Kemudian seseorang itu yang membantuku. Seseorang itu kemudian menelepon dia, dan akhirnya aku diminta untuk menemui dia.

Terima kasih  (nah kan jadi bingung sendiri kalau tak menyebut nama >_< , tapi yah demi kerahasiaan tidak apalah . hehehe) Dia dan Seseorang! Aku jadi melihat bahwa kalian masih mempunyai hati yang peduli.
Terima kasih, terima kasih dan terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar