hahaha...
Tahu ngak sih apa yang dimaksud dengan aroma ketek orang bule?
Judul tersebut ada kaitannya dengan makanan...
Berpikir makanan itu adalah Jengkol/Pete? Atau something yang lain? Wah, salah besar sekali kalau memikirkan makanan lain.. :p
Makanan ini memang bukan makanan khas Indonesia, namun makanan ini sudah dapat kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Dan mungkin, anda sebagai pembaca, pernah, atau sedang makan, atau pun sudah memasukkan makanan tersebut ke dalam menu sehari-hari...
Penasaran? hahaha (ini apa banget, yang nulis blog kok iseng gini :p . biarinlah yee :p hahaha)
Oke, oke aku langsung saja... Tapi... sebelumnya aku mau cerita dulu :D. hehe
Aku telah menyukai makanan itu dari kecil. Dan hanya aku seorang yang masih menyukai makanan itu hingga kini, walaupun sekarang bertambah orang yang memakan makanan itu (orangtuaku sendiri). Dulu mamaku selalu berkata "tidak mau ah, baunya seperti ketek orang bule", dan itu terus berlangsung sampai ketika ada pengolahan makanan yang menggunakan makanan dengan 'aroma ketek orang bule' menjadi sebuah makanan ringan, perlahan demi perlahan mamaku mau memakan makanan ringan tersebut dengan 'aroma ketek orang bule', papaku makan sih makan namun tetap kelihatan dirinya tidak menyukai makanan tersebut... Mama hanya mau memakan makanan dengan 'aroma ketek orang bule' kalau makanan tersebut dalam bentuk hasil pangganggan ( baca : makanan ringan yang dipanggang, nanti lah jawabannya kalau dikasih tahu sekarang kan gak seru lagi. hihihi :p), papa pun demikian sama dengan mama...
Kalau aku membeli makanan tersebut (masih dalam bentuk segarnya, lagi-lagi selalu mendapatkan kalimat "emang enak? bau kaya ketek orang bule seperti itu" . Tapi jangan kira ini ketek orang bule beneran... Pingsan kali yau ketek orang bule beneran. hahaha ;p .
Penasaran ?
hahaha
Ciri-ciri secara umumnya sih kalian pasti sudah tahu, apakah itu makanan dengan 'aroma ketek orang bule' . Aku hanya menyebutkan ciri secara umum, karena makanan ini sangat banyak variannya.
Warnanya putih kekuninganBentukya bisa berupa lembaran, batangan, atau bahkan bisa berbentuk lain.Rasa agak asin (tergantung merk juga, karena ada yang tidak begitu asin)
Sudah bisa menebak? Jangan mual loh, memang kenyataanya begitu...
Hahaha..
iya, makanan yang kumaksud adalah KEJU /CHEESE
:)
makanan ringan tersebut yang mau dimakan mama dan papaku adalah kastangel, atau keju yang sudah bercampur dengan makanan lain... Kalau makan keju dalam bentuk lembaran atau potongan keju batangan mereka sih tidak mau.. Tapi buatku sih tidak masalah, aromanya memang tidak begitu enak, tapi rasanya sangat nikmat... :9
Keju ini sendiri tidak hanya keju yang biasa kita makan, namun ada berbagai varian keju yang lain, sempat muncul keinginanku untuk mencoba berbagai macam keju... Namun, sayang hal itu belum terlaksana... Karena jugalah aku tidak mempunyai partner untuk mencoba jenis keju keju itu satu per satu. Aku harus puas dengan makan keju yang umum di masyarakat ( keju batangan > biasanya dipakai sebagai bahan keju parut, keju yang bisa melt dan keju lembaran) dengan merk Cheddar/ProChiz (namanya alay banget ya, hahaha).
Namun sekarang aku merasakan, kalau aku terlalu banyak makan keju, malah enek -_-.
Sekarang sih masih makan, cuma dibatasi, daripada enek mending makan dikit dikit... :p
Tidak ada komentar:
Posting Komentar